Acehvoice.com | Banda Aceh - Deputi bidang hukum dan HAM,
Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenkopolhukam)
Republik Indonesia DR. Fadil Zumhana, SH, MH yang didampingi Kajati Aceh Irdam,
SH, MH, dan Aspidum Kejati Aceh Muhibbudin, SH, MH melakukan kunjungan ke Dayah
Darul Quran Aceh (DQA) yang berlokasi di jalan Banda Aceh-Medan, Km 19,5
Gampong Tumbo Baro, Kecamatan Kuta Malaka, Aceh Besar, Kamis (30/01/2020).
Kedatangan DR. Fadil Jumhana tersebut disambut langsung
Direktur DQA, Ustaz Hajarul Akbar Al Hafiz MA, Ketua Komisi VI DPR Aceh Tgk. H.
Irawan Abdullah, S. Ag dan Pembina Yayasan Wakaf Haroen Aly, Zulfikri Haroen
bersama pengurus DQA dan juga beberapa guru.
Fadil Zumhana mengatakan kunjungannya itu dalam rangka
silaturrahmi dan menjalin komunikasi dengan Dayah DQA. Ia juga berharap dayah
atau pondok pesantren dapat menjadi benteng untuk membangun calon pemimpin
bangsa dalam bingkai kebangsaan dan persatuan untuk menjaga keutuhan NKRI
dengan nilai-nilai keislamannya sebagai pilarnya.
“Pendidikan agama yang kuat dan berkarakter, apalagi otak
dan hatinya dipenuhi ayat-ayat suci Alquran, dan dibarengi dengan transformasi
keilmuan berbagai disiplin ilmu sangatlah penting guna untuk keberlangsungan
kepemimpinan bangsa di masa yang akan datang, baik skala nasional dan
internasional. Semoga kedepannya DQA akan berkembang pesat dan melahirkan
generasi qurani yang berguna bagi agama, nusa dan bangsa,” kata Fadil Zumhana.
Sementara itu Direktur DQA, Ustaz Hajarul Akbar Al Hafiz MA
sangat berterima kasih dan mengapresiasi atas kunjungan tersebut. Ia berharap
DQA akan dapat bekerjasama dengan Kemenkopolhukam dalam hal wawasan menanamkan
nilai kebangsaan, cinta tanah air dan semangat nasionalisme sebagai penyambung
mata rantai dari cita-cita perjuangan para pahlawan dan syuhada bangsa ini.
“Dengan demikian akan terbentuklah semangat kebangsaan dan
cinta tanah air dari sejak usia dini, sebagaimana quote 'hubbul wathan minal
iman' yang diucapkan para ulama Indonesia pendahulu kita sebagai trigger bagi
para pemuda untuk maju mewujudkan cita-cita Indonesia merdeka," pungkas
Ustaz Hajarul Akbar. []
