Langsung ke konten utama

Berbakat, Tangan Dingin Saiful Sukses Menghijaukan Pekarangan SMA N 3 Bireuen

Acehvoice.com | Bireuen - Berawal dari kecintaannya pada lingkungan, Saiful, S.Pd guru bidang studi Biologi di SMA N 3 Bireuen ini sukses menghijaukan pekarangan sekolah tersebut yang awalnya begitu gersang sejak dipindahkan 2016 lalu ke lokasi baru di Geulanggang Teungoh.

Inisiatifnya untuk menghidupkan suasana yang sejuk dan nyaman, pria kelahiran Cot Keutapang, 12 April 1970 ini begitu semangat dan tekun dalam mewujudkannya. Dibantu juga oleh siswa, wali kelas, dan pesuruh sekolah yang ikut andil untuk menghijaukan lingkungan sekolah yang dicintainya. Hasilnya sungguh tidak diragukan lagi, berkat tangan dinginnya mampu menyulap suasana sekolah tersebut menjadi hijau dan indah dipandang mata

"Alhamdulillah saya sangat senang, inisiatif yang saya gerakkan bersama mereka yang ikut membantu membuahkan hasil yang sangat baik", Ucap Saiful dengan senyum

Ada banyak bunga yang sudah ditanam untuk ikut menghiasi setiap pekarangan SMA N 3 Bireuen, diantaranya anggrek paku ekor kuda, anggrek paku tanduk rusa, pucuk merah, keladi, dragon, baugenville, equanda, dan berbagai jenis bunga lainnya

Menariknya, alumni STKIP Serambi Mekah ini memulai tekhnik penanaman bungan dengan cara sederhana dan tanpa perlu mengeluarkan modal yang besar
"Tanaman ini ditanam dan dikembangkan dengan cara sederhana tanpa perlu modal yang besar. Yang penting tekhnik pemeliharaannya harus diterapkan dengan baik", jelasnya

Selain sukses menghijaukan pekarangan sekolah, guru yang dikenal humoris ini juga memiliki sederet prestasi yang membanggakan seperti berhasil menjuarai PBB tingkat Kabupaten Bireuen, berhasil membina siswanya hingga menjadi duta lingkungan 2016 dan menjuarai peringkat 2 dan 3 lintas alam kelompok putra/putri tahun 2017 saat ia dipercayakan menjadi pembina sispala

Semoga hal sederhana yang saya lakukan ini menjadi motivasi bagi yang lainnya. Dan saya ingin mengajak semua guru biologi untuk bekerja sama dalam rangka menghijaukan lingkungan sekolah dengan memberikan nama dalam bahasa latin setiap tumbuhan yang ditanam sebagai bentuk pengembangan ilmu alam yang dipraktekkan langsung di setiap sekolah, tutup saiful dengan penuh harap. [E]

Postingan populer dari blog ini

Kasus Pasien Meninggal Karena Salah Suntik, 2 Perawat di Aceh Barat Penjara 2 Tahun

Acehvoice.com | Meulaboh - Dua perawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cut Nyak Dhien Meulaboh, Aceh Barat, Aceh, divonis masing-masing 2 tahun penjara karena terbukti salah menyuntik pasien hingga meninggal dunia. Keduanya ialah Erwanty dan Desri Amelia Zulkifli. Dikutip dari situs resmi Pengadilan Meulaboh, Jumat (31/1/2020), kasus tersebut bermula saat korban Alfa Reza dibawa ke rumah sakit karena karena tertusuk kayu pada paha kiri sampai ke bokong. Dia masuk ke ruang IGD pada Jumat, 19 Oktober 2018. Sejam berselang, tim dokter melakukan tindakan operasi terhadap korban. Setelah selesai menjalani operasi, korban dipindahkan ke ruang perawatan anak. Dokter kemudian memerintahkan Erwanty, Desri, serta beberapa perawat yang bertugas jaga untuk memberikan obat kepada korban. Pada malam hari sekitar pukul 21.00 WIB, terdakwa Desri membuka buku rekam medis untuk melihat obat yang harus disuntikkan ke Reza. Dia melihat ketersediaan obat pada kotak obat Reza hanya satu. ...

Mawardi Ali : Kehadiran Lab Litbangkes Harap Dapat Mengembangkan Riset dan penelitian Bidang Kesehatan,

sumber: mediacenter Acehvoice.com | Aceh Besar -  Ir. H. Mawardi Ali hadiri peresmian Laboratorium Balai Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Aceh di Desa Bada Lambaro, Aceh Besar, Rabu, (26/02/2020). Dalam sambutannya menyampaikan apresiasinya terhadap kementerian Kesehatan dan Balai kesehatan Aceh yang sudah Membangun Laboratorium penelitiannya di Aceh Besar. "Dengan terbangunnya Laboratorium Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Aceh di Aceh Besar ini semoga terus dapat mengembangkan riset dan penelitian dalam bidang kesehatan dan bermanfaat bagi Masyarakat", ujar Mawardi Ali. "Seperti kita ketahui Bersama Laboratorium memaninkan peran penting dalam pendeteksian, penilaian, respons, pemberitahuan dan pemantauan peristiwa yang berkaitan dengan kesehatan masyarakat. Laboratorium merupakan bagian mendasar untuk mendukung kegiatan program kesehatan mulai dari pengawasan, diganosis, pencegahan, pengobatan dan penelitian dan promosi kesehatan", Papar Mawar...