Langsung ke konten utama

Muslim SHI, MM, Ajak Masyarakat Patuhi Seruan “Social Distancing”


Acehvoice.com | Jakarta - Wabah Covid-19 atau istilah resminya dikenal dengan Sars Cov-2 telah menjadi pandemi global. Wabah virus yang bermula di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, China ini telah menyebar ke berbagai penjuru dunia. 

Di Indonesia sendiri, kasus Covid-19 ini telah mencapai 686 kasus positif, dengan 48 orang meninggal dunia. 

Setiap hari, jumlah kasus terkait Covid-19 di negara Indonesia semakin meningkat. 

Apalagi dengan akan diberlakukannya tes massal cepat (massive rapid test), maka jumlah kasus positif wabah ini diyakini akan meningkat secara eksponensial.

Menyikapi hal tersebut, Anggota DPR RI asal Aceh Muslim SHI, MM mengajak berbagai elemen masyarakat dari berbagai latar belakang untuk bersatu padu dalam melawan wabah tersebut, melalui rilisnya, rabu (25/03/2020).

Menurut Muslim, tanpa ada kerjasama dan dukungan dari semua pihak, maka wabah ini akan sangat sulit untuk dikendalikan. 

Bentuk dukungan dan kerjasama dapat dilakukan dalam berbagai bentuk, yang salah satunya adalah dengan mematuhi seruan untuk melakukan kegiatan pembatasan social (social distancing). 

“Kegiatan sosial distancing ini bisa dilakukan dengan berbagai aktivitas seperti bekerja atau menjadi produktif di rumah, mengurangi interaksi sosial kemasyarakatan secara fisik, menghindari keramaian, dan semacamnya. 

Apabila kegiatan social distancing ini benar-benar dipatuhi dan dilakukan oleh masyarakat, maka akan sangat membantu dalam menekan angka penyebaran virus ini ke kalangan yang lebih luas” ujar politisi Fraksi Partai Demokrat ini.

Lebih lanjut, Muslim juga menjelaskan bahwa Social Distancing ini tidak dimaksudkan sebagai pembatasan hubungan sosial.  Namun lebih kepada physical distancing, yaitu pembatasan secara fisik, yaitu dengan mengambil jarak minimal 1-2 meter ketika berinteraksi. 

Jadi, meskipun kita melakukan aktivitas social distancing, bukan berarti kita hanya berdiam diri di rumah dan membuat kita menjadi tidak produktif. 

Ada banyak hal produktif yang masih bisa kita lakukan seperti melakukan kegiatan pembelajaran secara digital (online learning), bekerja dari rumah (work from home) dengan menggunakan digital teknologi, dan sebagainya.[Y]

Postingan populer dari blog ini

Kasus Pasien Meninggal Karena Salah Suntik, 2 Perawat di Aceh Barat Penjara 2 Tahun

Acehvoice.com | Meulaboh - Dua perawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cut Nyak Dhien Meulaboh, Aceh Barat, Aceh, divonis masing-masing 2 tahun penjara karena terbukti salah menyuntik pasien hingga meninggal dunia. Keduanya ialah Erwanty dan Desri Amelia Zulkifli. Dikutip dari situs resmi Pengadilan Meulaboh, Jumat (31/1/2020), kasus tersebut bermula saat korban Alfa Reza dibawa ke rumah sakit karena karena tertusuk kayu pada paha kiri sampai ke bokong. Dia masuk ke ruang IGD pada Jumat, 19 Oktober 2018. Sejam berselang, tim dokter melakukan tindakan operasi terhadap korban. Setelah selesai menjalani operasi, korban dipindahkan ke ruang perawatan anak. Dokter kemudian memerintahkan Erwanty, Desri, serta beberapa perawat yang bertugas jaga untuk memberikan obat kepada korban. Pada malam hari sekitar pukul 21.00 WIB, terdakwa Desri membuka buku rekam medis untuk melihat obat yang harus disuntikkan ke Reza. Dia melihat ketersediaan obat pada kotak obat Reza hanya satu. ...

Mawardi Ali : Kehadiran Lab Litbangkes Harap Dapat Mengembangkan Riset dan penelitian Bidang Kesehatan,

sumber: mediacenter Acehvoice.com | Aceh Besar -  Ir. H. Mawardi Ali hadiri peresmian Laboratorium Balai Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Aceh di Desa Bada Lambaro, Aceh Besar, Rabu, (26/02/2020). Dalam sambutannya menyampaikan apresiasinya terhadap kementerian Kesehatan dan Balai kesehatan Aceh yang sudah Membangun Laboratorium penelitiannya di Aceh Besar. "Dengan terbangunnya Laboratorium Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Aceh di Aceh Besar ini semoga terus dapat mengembangkan riset dan penelitian dalam bidang kesehatan dan bermanfaat bagi Masyarakat", ujar Mawardi Ali. "Seperti kita ketahui Bersama Laboratorium memaninkan peran penting dalam pendeteksian, penilaian, respons, pemberitahuan dan pemantauan peristiwa yang berkaitan dengan kesehatan masyarakat. Laboratorium merupakan bagian mendasar untuk mendukung kegiatan program kesehatan mulai dari pengawasan, diganosis, pencegahan, pengobatan dan penelitian dan promosi kesehatan", Papar Mawar...